Prilly Latuconsina Luncurkan Buku Retak Luruh Kembali Utuh, Bicara Luka Dan Upaya Memulihkan Diri

Prilly Latuconsina Luncurkan Buku Retak Luruh Kembali Utuh, Bicara Luka Dan Upaya Memulihkan Diri

Zurumedia – Prilly Latuconsina kembali menunjukkan sisi inspiratifnya melalui peluncuran buku terbarunya berjudul Retak Luruh Kembali Utuh. Buku ini bukan sekadar karya literatur biasa, melainkan merupakan perjalanan personal Prilly dalam menghadapi luka batin, kegagalan, dan tekanan hidup yang dialaminya selama beberapa tahun terakhir. Dalam buku ini, Prilly dengan jujur menceritakan pengalaman-pengalaman yang membentuk dirinya, termasuk tantangan mental dan emosional yang sering kali tersembunyi di balik sorotan dunia hiburan.

Ia berharap kisahnya bisa menjadi cermin dan motivasi bagi pembaca yang tengah menghadapi masalah serupa. Retak Luruh Kembali Utuh membawa pembaca menelusuri perjalanan penyembuhan diri, di mana setiap bab ditulis dengan bahasa yang hangat dan mudah dipahami. Prilly menekankan pentingnya mengenali luka batin dan tidak menekannya, karena proses penerimaan diri adalah langkah awal untuk memulihkan diri.

Buku ini juga memberikan insight bagaimana seseorang dapat bangkit dari keterpurukan, belajar dari pengalaman, dan menemukan kembali kekuatan diri yang mungkin sempat hilang. Pesan yang disampaikan bersifat universal, sehingga relevan tidak hanya bagi penggemar Prilly, tetapi juga bagi siapa saja yang mencari inspirasi dalam menghadapi kehidupan. Selain menceritakan pengalaman pribadi, Prilly juga membahas metode dan strategi yang ia terapkan untuk memulihkan diri.

Mulai dari membangun rutinitas positif, menjaga kesehatan mental, hingga pentingnya dukungan sosial dari keluarga, teman, dan komunitas. Ia menekankan bahwa proses pemulihan bukanlah hal instan, tetapi perjalanan yang membutuhkan kesabaran dan konsistensi. Dengan membagikan cerita ini, Prilly berharap bisa membuka perspektif bahwa setiap individu memiliki kemampuan untuk bangkit, meski luka yang dialami terasa berat.

Buku ini juga menyoroti bagaimana menghadapi tekanan publik dan ekspektasi yang tinggi. Sebagai seorang publik figur, Prilly harus menyeimbangkan kehidupan pribadi dan karier, yang terkadang menimbulkan konflik internal. Retak Luruh Kembali Utuh menjadi media baginya untuk mengekspresikan sisi humanisnya yang jarang terlihat, sekaligus memberikan pesan bahwa setiap orang berhak merasakan kesedihan dan membutuhkan proses penyembuhan.

Secara keseluruhan, peluncuran buku Prilly Latuconsina ini menghadirkan karya yang inspiratif dan penuh empati. Retak Luruh Kembali Utuh bukan hanya menceritakan luka, tetapi juga menghadirkan harapan dan strategi nyata untuk memulihkan diri. Buku ini menjadi bukti bahwa melalui keterbukaan dan refleksi, setiap orang dapat menemukan jalan untuk kembali utuh dan lebih kuat.